REPORTASE STADIUM GENERALE dan SEMINAR
PERANAN GURUNYA MANUSIA DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA
Sabtu, 22 Sepetember 2012
Munif Chatib:Pakar Multiple Intelligences dan Penulis Buku: Gurunya Manusia, sekolahnya Manusia, dan Orangtuanya Manusia.
Bismillahirrahmanirrohim Allahumma shali ‘ala Muhammad wa ali Muhammad
14:35 Acara seminar resmi dibuka oleh Bapak Tismat, M. Pd. dengan bacaan basmallah dan sholawat bersama. Acara dilanjut dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Quran oleh Syamsul Arifin (Mahasiswa Boarding, Semester Tujuh STAIMI).
Tiba pada acara inti, stadium general ini dimoderatori oleh Bu Gamar, M.Pd. dengan tema Peranan Gurunya Manusia dalam Membangun Karakter Bangsa”. Henyaklah suasana tiba-tiba setelah Munif Chatib, (seorang Pakar Multiple Intelligences, lulusan studi Distance Learning dari SuperCamp Oceanside California USA yang dipimpin oleh Bobbi DePorter)mengajukan pertanyaan “Apa yang harus kita lakukan, kalau kita ingin menjadi “gurunya manusia?”
Sebelumnya, bapak Munif Chatib memaparkan sejarah awal mula penulisan keempat bukunya.
Diceritakan seorang guru yang datang ke sekolah dengan ogah-ogahan, begitu sampai di kelas, ia memanggil salah satu muridnya dan disuruh untuk mencatatkan materi di papan tulis. Lalu ditinggalkannya kelas, sambil mengeluarkan sebatang rokok, lalu dihisapnya. kepada Security sekolah guru itu berpesan, bahwa murid-muridnya sedang mencatat, sehingga kalau mereka(murid-murid) sudah selesai, guru ini minta dipanggil karena ia akan pulang ke rumahnya yang kebetulan rumahnya dekat. Itu adalah sedikit gambaran tentang guru-guru yang mengajar di Indonesia baik dari tingkat SD sampai SMA, bahkan perguruan tinggi. Sehingga kondisi semacam inilah yang memunculkan dituliskannya buku Gurunya Manusia. Continue reading



